Labels
Blog Archive
-
▼
2011
(84)
-
▼
November
(44)
- Tamsulosin
- Bayi ASI miliki IQ legih tinggi dari pada bayi sus...
- Tips Membersihkan Paru-Paru Dari Asap Rokok
- Terlalu Banyak Vitamin D Dapat Membahayakan Jantung
- Sindrom Karsinoid, Tumor Langka di Paru-paru
- Askep jantung
- Pemasangan infus
- Keju lebih baik dari pada mentega untuk kesehatan ...
- Awas! Oral Seks Picu Kanker Tonsil dan Pangkal Lidah
- Jakarta, Meski tidak menyebabkan penularan penyaki...
- Asap Kayu Bakar Pengaruhi Risiko Pneumonia dan Pen...
- ASUHAN KEPERAWATAN PASIEN ANAK DENGAN ASFIKSIA NEO...
- ASKEP Epilepsi
- Ganja Dapat Menyembuhkan Epilepsi
- Makanan ini bantu stop merokok
- Berjemur menurunkan resiko kanker payudara
- Mengapa rokok bisa picu kanker kesehatan
- Inilah reaksi tubuh saat menghisap rokok
- Diet cepat mengkonsumsi buah acai berry
- Seks Usia muda sebabkan kanker
- Jangan paksakan kelahiran di tanggal unik
- Kenapa orang ketagihan Coklat
- Askep Trekeostomi
- Fisiologi Kardiovaskular Ibu
- HYMEN versus VIRGINITAS
- ASUHAN BAYI BARU LAHIR
- Tips Menurunkan Tekanan Darah Tinggi (Hipertensi) ...
- 5 tanda banyak minum kopi
- Penyebab kanker serviks
- Kanker servik pembunuh banyak wanita
- Makanan dan minuman pereda stress
- Jaga hati dari Hepatitis
- 80% Wanita Alami Same Dress Syndrome
- ASKEP Gagal ginjal akut
- Fraktur Femur
- ASUHAN KEPERAWATAN KARSINOMA KANDUNG KEMIH
- Benarkah Kurang Minum Bikin Sakit Ginjal?
- ASUHAN KEPERAWATAN MENINGITIS
- Proses pembentukan urine
- ASKEP DENGAN HIDROCEPHALUS
- HIDROSEFALUS KONGENITAL
- ASUHAN KEPERAWATAN PADA KLIEN DENGAN EFUSI PLEURA
- ASKEP Herpes Zoster
- HERNIA NUKLEUS PULPOSUS (HNP)
-
▼
November
(44)
My Favorit Blog
80% Wanita Alami Same Dress Syndrome
Pakaian bagi seorang wanita tidak hanya menunjukkan jati diri tetapi juga menunjukkan selera dalam berbusana. Oleh karena itu, tak jarang wanita ingin mengenakan busana yang berbeda dengan wanita lainnya ketika tampil dalam suatu acara.
Namun, kekhawatiran yang berlebihan mengenai hal tersebut akan menjelma menjadi 'sindrom gaun yang sama' (same dress syndrome /SDS). Berdasarkan penelitian toko retail yang berkantor pusat di Inggris, TK Maxx, satu dari empat wanita telah menjadi korban SDS.
Dikutip dari laman Female First, sebanyak 80 persen wanita mengakui bahwa SDS menjadi salah satu ketakutan terbesar mereka tahun ini. Bahkan beberapa di antaranya tak segan melakukan sabotase dengan merusak gaun yang dikenakan wanita lain.
"Orang-orang ingin merasa istimewa dengan apa yang mereka kenakan, terutama selama musim pesta," ucap juru bicara TK Maxx, Helen Gunter.
Meski demikian, sebanyak 16 persen wanita telah menemukan cara kreatif menghindari kemungkinan rasa malu karena berpapasan dengan wanita yang mengenakan gaun yang sama.
Sebanyak 42 persen di antaranya mengatakan bahwa mereka berhasil mengatasi SDS dengan melempar senyum ke arah 'kembaran'. Adapun 39 persen lainnya berjalan ke arah wanita yang mengenakan gaun yang sama lalu menyapanya. Gunter pun menyarankan berbelanja lebih awal untuk mengindari SDS atau menambahkan aksesori yang berbeda, seperti kalung, anting, jaket, dan tas.
•Sumber: VIVAnews
Labels:
Kesehatan Wanita
Subscribe to:
Post Comments (Atom)
About Me
- HIMKA WCH
- Himpunan mahasiswa Keperawatan Stikes Widya Cipta Husada di sini ingin membagi pengetahuan tentang Ilmu Keperawatan dan Tips Kesehatan bagi para pembaca di blog ini
0 comments:
Post a Comment