Labels
Blog Archive
-
▼
2011
(84)
-
▼
November
(44)
- Tamsulosin
- Bayi ASI miliki IQ legih tinggi dari pada bayi sus...
- Tips Membersihkan Paru-Paru Dari Asap Rokok
- Terlalu Banyak Vitamin D Dapat Membahayakan Jantung
- Sindrom Karsinoid, Tumor Langka di Paru-paru
- Askep jantung
- Pemasangan infus
- Keju lebih baik dari pada mentega untuk kesehatan ...
- Awas! Oral Seks Picu Kanker Tonsil dan Pangkal Lidah
- Jakarta, Meski tidak menyebabkan penularan penyaki...
- Asap Kayu Bakar Pengaruhi Risiko Pneumonia dan Pen...
- ASUHAN KEPERAWATAN PASIEN ANAK DENGAN ASFIKSIA NEO...
- ASKEP Epilepsi
- Ganja Dapat Menyembuhkan Epilepsi
- Makanan ini bantu stop merokok
- Berjemur menurunkan resiko kanker payudara
- Mengapa rokok bisa picu kanker kesehatan
- Inilah reaksi tubuh saat menghisap rokok
- Diet cepat mengkonsumsi buah acai berry
- Seks Usia muda sebabkan kanker
- Jangan paksakan kelahiran di tanggal unik
- Kenapa orang ketagihan Coklat
- Askep Trekeostomi
- Fisiologi Kardiovaskular Ibu
- HYMEN versus VIRGINITAS
- ASUHAN BAYI BARU LAHIR
- Tips Menurunkan Tekanan Darah Tinggi (Hipertensi) ...
- 5 tanda banyak minum kopi
- Penyebab kanker serviks
- Kanker servik pembunuh banyak wanita
- Makanan dan minuman pereda stress
- Jaga hati dari Hepatitis
- 80% Wanita Alami Same Dress Syndrome
- ASKEP Gagal ginjal akut
- Fraktur Femur
- ASUHAN KEPERAWATAN KARSINOMA KANDUNG KEMIH
- Benarkah Kurang Minum Bikin Sakit Ginjal?
- ASUHAN KEPERAWATAN MENINGITIS
- Proses pembentukan urine
- ASKEP DENGAN HIDROCEPHALUS
- HIDROSEFALUS KONGENITAL
- ASUHAN KEPERAWATAN PADA KLIEN DENGAN EFUSI PLEURA
- ASKEP Herpes Zoster
- HERNIA NUKLEUS PULPOSUS (HNP)
-
▼
November
(44)
My Favorit Blog
Terlalu Banyak Vitamin D Dapat Membahayakan Jantung
Ketika dikaitkan dengan jantung, vitamin D dapat menjadi pedang bermata dua. Kekurangan vitamin D dapat menyebabkan masalah pada jantung. Tetapi penelitian baru menunjukkan bahwa, kadar vitamin D yang lebih tinggi dari normal dapat menyebabkan jantung berdetak dengan sangat cepat dan keluar dari ritme.
Kondisi tersebut merupakan suatu kondisi yang disebut sebagai atrial fibrilasi. Hasil penelitian tersebut telah dipresentasikan pada pertemuan tahunan dari American Heart Association (AHA).
Penelitian tersebut, telah melibatkan 132.000 pasien di Utah based medical center. Berdasarkan hasil penelitian tersebut ditemukan bahwa risiko atrial fibrilasi melonjak hampir 3 kali lipat bila kadar vitamin D terlalu tinggi.
"Kebanyakan orang mendapatkan kebutuhan vitamin D sehari-hari mereka dari sinar matahari. Tetapi pada penduduk yang tinggal pada daerah yang tidak selalu mendapatkan sinar matahari yang cukup, sering dianjurkan untuk mengonsumsi suplemen vitamin D untuk melindungi tulang dan jantung," kata Dr. Jared Bunch, direktur penelitian elektrofisiologi di Intermountain Medical Center in Murray, Utah seperti dilansir dari MSNHealth, Jumat (18/11/2011).
Namun, karena semua orang menyerap suplemen tersebut dengan kadar yang berbeda. Maka kadar vitamin D dalam darah perlu diuji untuk memastikan mereka berada dalam kisaran yang aman. Tingginya kadar vitamin D hanya terjadi ketika orang mengonsumsi suplemen.
"Karena konsumen menganggap suplemen yang dijual bebas telah aman. Konsumen mungkin tidak menyadari bahaya mengonsumsi terlalu banyak vitamin D. Orang-orang memandang suplementasi vitamin D sebagai terapi alami untuk mengobati berbagai macam penyakit dan sebagai sarana pencegahan penyakit," jelas Dr. Bunch.
Kisaran normal untuk konsumsi vitamin D adalah 41-80 nanogram per desiliter (ng/dl). Pasien dalam penelitian tersebut yang berisiko gangguan jantung telah menunjukkan memiliki kadar vitamin D yang berlebihan, yaitu di atas 100 ng/dl.
Menurut National Institutes of Health, asupan harian vitamin D yang direkomendasikan untuk orang-orang dengan usia 1-70 tahun adalah 600 unit IU. Rekomendasi tersebut dibuat berdasarkan jumlah yang cukup untuk kesehatan tulang.
Ada beberapa sumber makanan alami untuk vitamin D, antara lain:
1. Ikan tuna
2. Ikan salmon
3. Keju
4. Kuning telor
Sebagai contoh, 3 ons ikan salmon yang dimasak mengandung 447 IU vitamin D per porsi. Daftar lengkap makanan yang mengandung vitamin D juga telah banyak tersedia.
"Saran bagi orang yang baru didiagnosa dengan atrial fibrilasi dan mengonsumsi suplemen vitamin D adalah untuk memastikan dokter telah memeriksa kadar vitamin D dalam darah mereka. Kadar vitamin D dalam darah yang terlalu tinggi, diduga memiliki efek pada irama jantung reversibel," kata Dr. Bunch.
Labels:
Tahukah Anda
Subscribe to:
Post Comments (Atom)
About Me
- HIMKA WCH
- Himpunan mahasiswa Keperawatan Stikes Widya Cipta Husada di sini ingin membagi pengetahuan tentang Ilmu Keperawatan dan Tips Kesehatan bagi para pembaca di blog ini

0 comments:
Post a Comment